Kunci Termahal Ditangan Manusia

Oleh: Anwar yusuf | Kategori: Motivasi | Diposting pada : 27 Juni 2013

    Sejarah manusia diawali dari Adam yang sekaligus dilantik menjadi Nabi. Sebelum turun ke bumi, Tuhan telah membekalinya dengan ilmu sebagaimana dipresentasikan di hadapan barisan malaikat nan suci.
     
     Kemudian manusia terus berkembang yang kemajuannya kita ketahui dari berbagi kitab  suci agama samawi (langit). Seperti kisah kecerdasan Nabi Nuh yang merancang kapal untuk menghadapi banjir dahsyat. Kemudian kejeniusan Nabi Yusuf mengelola ekonomi mesir dan kepiawaian Nabi Sulaiman memanajemen kerajaan manusia dan binatang sekaligus.

      Peradaban besar manusia nan megah juga terlihat dari peninggalannya yang berserakan di penjuru dunia. Peninggalan tersebut membuat penerusnya tak berhenti berdecak kagum seperti bangunan fenomenal piramida di mesir, stadion raksasa nan anggun coliseum di roma, tembok raksasa yang mengagumkan di cina sampai candi borobudur di indonesia.


       Pun silih berganti bangsa-bangsa dunia mengambil tampuk kejayaan dan kepemimpinannya. Berawal dari peradaban tertua di dunia di aliran sungai Nil mesir, kemudian berlanjut kebangsa cina yang tekun, lalu bangsa india yang eksotik. kemudian peradaban merangsek maju berpindah ke negeri pemikir yunani dan di teruskan oleh bangsa romawi yang perkasa.

        Runtuhnya yunani dan romawi segera di sambut peradaban cemerlang islam yang muncul di timur tengah, andalusi sampai turki. Sebelum mereka jatuh, estafet kebangkitan menyambung ke daratan eropa hingga kini di teruskan oleh superpower A merika dan 'kejutan' jepang.

         Tapi tidak semua bangsa mampu meraih kejayaannya. Tak sedikit yang berkubang dalam kemunduran bahkan mungin terkubur dalam sejarah. Tak sedikit pula yang mampu memegang kejayaan kemudian mereka mengalami sendiri kehancurannya secara perlahan atau sekaligus.

         Pertanyaannya mengapa ada yang mampu mereguk kejayaannya? Bagaimana mereka bisa unggul? keunggulan peradaban termasuk di dalamnya militer dan penguasaan ekonomi itu tentu tak lain adalah berkat penyerapan ilmu pengetahuan. sehingga Allah layak mengangkatnya.

         Peradaban besar tentu tidak lahir sembarangan . Disana tentu bercokol orang-orang besar dan merekapun belajar dari peradaban besar  sebelumnya. peradaban islam telah belajar banyak dari yunani, romawi, persia, india, dan cina. Peradaban Eropa pun lahir setelah 'mencuri' lautan ilmu dari eropa dan Amerika. Bangsa-bangsa tersebut terus belajar, meneruskan ilmu dan mensinergikannya menjadi peradaban hebat anak manusia sampai sekarang.

         Kemampuan manusia belajar di barengi dengan ambisi manusi mengeksplore jagat raya membuat manusia bak raja dunia. Positifnya, hal ini akan membuat hidup didunia menjadi makin mudah dan menyenangan umat manusia. sementara negatifnya akan membuat bola bumi kian rusak dan nilai kemanusiaan pun ikut terkikis.

        Tapi adalah sebuah kepastian bahwa bangsa-bangsa yang belajar lebih cepat akan memiliki ilmu dan teknologi lebih maju. dan hal itu akan memebuat mereka superior dan tentu kebanggaan di banding bangsa lain. Lewat kemajuan itu pula mereka mampu memenuhi ap yang mereka inginkan.






sumber; BUKU KEAJAIBAN BELAJAR KARYA YUNSIRNO

Untuk menulis komentar, silakan login atau daftar terlebih dahulu.

Customer Services KPMI
Gabung di Bursa Muslim
bursamuslim
Terhubung di Jaringan
PengusahaMuslim.com RSS PengusahaMuslim.com Milis PengusahaMuslim.com Facebook Twitter