Penawaran Harga

Oleh: utomo | Kategori: Renungan | Diposting pada : 17 April 2015

Sebuah e-mail masuk ke kami memberikan kesempatan bagi kami untuk mengirimkan penawaran harga. Dalam tempo singkat kami kirimkan penawaran harga sembari berharap sang calon klien menyetujui penawaran kami. Penawaran harga, yang  sudah ke sekian kalinya kami kirimkan  ke beberapa perusahaan dan selalu berharap kebaikan, adanya persetujuan atau kontrak bagi kami. Penawaran harga satu akan diikuti oleh penawaran harga yang lain..seterusnya dan seterusnya.

 

Kadang penawaran harga kami disetujui , namun demikian ada juga yang tidak ada kabarpun. Kami berusaha memperbaiki hubungan kami dengan mengontak kembali klien, namun tidak jua berhasil.

Persetujuan dan penolakan kadang datang bersamaan. Satu menolak, satunya mengiyakan. Begitu seterusnya dan seterusnya.

 

Namun dari sekian itu, ada hikmahnya bagi kami. Konon penolakan akan membuat kami introspeksi diri. Melakukan perbaikan-perbaikan yang terus menerus, tiada henti. Persetujuan akan kontrak tidak membuat kami jumawa, membuat remeh atas pekerjaan, membuat remeh atas kontrak itu sendiri, dan membuat remeh atas para pesaing. Selalu ada hikmahnya.

 

Bicara tentang persaingan, ada adigum yang sangat kami sukai, satu lawan terlalu banyak, seribu kawan terlalu sedikit. Persaingan tidak untuk  saling menjatuhkan, persaingan tidak untuk tertawa atas derita orang lain, persaingan tidak untuk bersikap jumawa,  persaingan tidak untuk pamer kekuatan kita, persaingan tidak untuk mengukur kemampuan pesaing kita.

 

Persaingan adalah untuk tumbuh bersama dalam asas saling membutuhkan, persaingan adalah untuk memotivasi diri demi kebaikan-kebaikan diri sendiri dan sesama, persaingan adalah untuk menemukan solusi bersama, persaingan adalah untuk menciptakan tatanan bisnis yang adil dan jujur-bagi kita, bagi pelanggan dan bagi pesaing kita.

 

Bukankah demikian?


Untuk menulis komentar, silakan login atau daftar terlebih dahulu.

Customer Services KPMI
Gabung di Bursa Muslim
bursamuslim
Terhubung di Jaringan
PengusahaMuslim.com RSS PengusahaMuslim.com Milis PengusahaMuslim.com Facebook Twitter